Permudah Pencari Kerja dan Berantas Pungli, Aplikasi “Nyari Gawe” Pemprov Jabar Resmi Tersedia di Play Store

BANDUNG, 22 Oktober 2025 – Aplikasi ketenagakerjaan “Nyari Gawe” yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) kini resmi dapat diunduh di Google Play Store. Aplikasi ini diluncurkan untuk memudahkan para pencari kerja mengakses informasi lowongan, sekaligus menjadi instrumen untuk memberantas praktik pungutan liar (pungli) dan memprioritaskan warga lokal dalam proses rekrutmen di daerahnya.

Aplikasi ini sebelumnya telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), di Indramayu pada Selasa (7/10/2025). Dalam peresmian tersebut, KDM menegaskan bahwa “Nyari Gawe” diluncurkan untuk menghilangkan sistem pungli atau “permainan” antara pihak HRD perusahaan, tokoh masyarakat, dan calon pekerja.

“Aplikasi ini memastikan warga lokal akan menjadi prioritas untuk diterima kerja di pabrik atau perusahaan terdekat,” ujar KDM.

“Nyari Gawe” dirancang untuk memberikan akses yang mudah, cepat, dan akurat terhadap informasi lowongan pekerjaan. Aplikasi ini juga menyediakan fitur-fitur yang relevan, seperti kanal aduan yang terhubung langsung dengan pihak kepolisian jika terjadi praktik pungli, serta fitur upload dokumen. “Jadi tidak perlu lagi membawa map,” tambah Gubernur.

Platform ini memungkinkan pencari kerja memasukkan lamaran pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan lokasi tempat tinggal mereka. Bagi pemerintah, aplikasi ini mempermudah monitoring, pelaporan data ketenagakerjaan, serta meningkatkan efektivitas penyaluran informasi secara sistematis.

Data yang terkumpul dari aplikasi akan digunakan sebagai dasar dalam menyusun laporan, analisis, intervensi, dan kebijakan ketenagakerjaan baik di tingkat daerah maupun nasional secara lebih akurat dan berbasis data.

Masyarakat Jawa Barat dapat mengunduh aplikasi “Nyari Gawe” melalui Google Play Store dengan tautan https://play.google.com/store/apps/details?id=id.diskominfo.nyarigawe atau dengan mengetik “Nyari Gawe” di kolom pencarian Play Store.

Insights

More Related Articles

KDM Terima Manifesto dari Masyarakat Sunda untuk Perbaikan Jawa Barat

KDM Dorong Tiga Kepala Desa di Kabupaten Karawang Fokus Normalisasi Sungai

Wagub Erwan Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Patuhi Prinsip 4 Aman